Mandala Nusantara News Tangerang, Indonesia – Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) dan Dewan Perwakilan Wilayah Asosiasi Dosen Indonesia (DPW-ADI) Provinsi Banten mengukuhkan komitmen mereka dalam menghadapi era digital. Kedua organisasi tersebut resmi melantik pengurus baru mereka dalam sebuah acara khidmat di Hotel Istana Nelayan, Tangerang, pada Senin, 1 Desember 2025.
Pelantikan ini menandai dimulainya periode baru kepemimpinan yang diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di institusi pendidikan tinggi se-Banten, terutama dalam kesiapan dosen dan kurikulum menghadapi tuntutan pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam jajaran kepengurusan yang baru ini, Prof. Dr. Ir. Hendri, M.Kom., resmi memegang kendali sebagai Ketua APTIKOM DPD Banten. Sementara itu, tonggak kepemimpinan DPW ADI Provinsi Banten kembali dipercayakan kepada Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I.,M.M
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh akademik terkemuka, termasuk Dr. Po. Abas Sunarya, M.Si., Rektor Universitas Raharja, yang hadir untuk memberikan dukungan penuh.
Dalam pidato perdananya, Prof. Hendri, Ketua APTIKOM Banten, menyatakan bahwa fokus utama APTIKOM adalah memastikan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan teknologi.
“Tugas besar kami adalah menjadikan kurikulum, riset, dan pengabdian masyarakat di Banten adaptif terhadap teknologi informasi dan komunikasi terkini. Kami siap mendorong kampus-kampus di Banten untuk menjadi pionir dalam inovasi digital,” tegas Prof. Hendri.
Sejalan dengan visi tersebut, Prof. Untung Rahardja, yang kembali menjabat sebagai Ketua Umum ADI Banten, menyoroti peran sentral dosen. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan bermula dari kualitas pengajar.
“Dosen adalah motor utama pendidikan. ADI akan memprioritaskan program pengembangan profesional, seperti pelatihan sertifikasi, publikasi ilmiah, dan implementasi teknologi di ruang kelas. Ini adalah langkah krusial demi mewujudkan pendidikan Banten yang unggul dan berdaya saing global,” jelas Prof. Untung Rahardja.
Dukungan kuat juga datang dari Rektor Universitas Raharja, Dr. Abas Sunarya. Ia menegaskan kesiapan institusinya untuk berkolaborasi secara aktif.
“Universitas Raharja siap bersinergi dengan APTIKOM dan ADI untuk menciptakan ekosistem akademik yang mendukung penuh inisiatif transformasi digital. Sinergi ini akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja berbasis digital,” kata Dr. Abas.
Pelantikan diakhiri dengan komitmen bersama untuk merealisasikan program kerja yang fokus pada riset teknologi, inklusivitas digital, dan pencetakan sumber daya manusia unggul. APTIKOM dan ADI Banten optimis kepemimpinan baru ini akan menjadi garda terdepan dalam menjadikan Banten sebagai pusat transformasi digital pendidikan di Indonesia.












