Mandala Nusantara News, TANGERANG – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Wawan Sumarwan, S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan ke-2 Tahun Sidang 2025-2026 di wilayah Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Rabu 04 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala Desa Sekecamatan Jambe, BPD, tokoh masyarakat, pemuda, Gapoktan serta pelaku ekonomi Kreatif dari 10 desa yang ada di wilayah kecamatan jambe.
Pertemuan yang berlangsung hangat di rumah kediamannya ini menjadi wadah bagi warga dari Desa Jambe, Desa Pasir Barat, Desa Taban, Desa Tipar Raya, Desa Daru, Desa Mekarsari, Desa Sukamanah, Desa Ancol Pasir, Desa Kutruk, dan Desa Rancabuaya untuk menyampaikan persoalan mendesak di wilayah masing-masing.
Dua sektor utama yang mendominasi aspirasi masyarakat dalam reses kali ini adalah sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi.
Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Perwakilan petani dari berbagai desa mengusulkan adanya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) modern serta jaminan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk menjaga produktivitas lahan sawah.
Sementara, Pelaku usaha mikro kecil dan menengah meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten berupa pelatihan pemasaran digital dan kemudahan akses permodalan guna mengembangkan potensi lokal desa.
H. Wawan Sumarwan, yang membidangi Komisi II DPRD Provinsi Banten, menegaskan bahwa seluruh usulan dari 10 desa di Kecamatan Jambe tersebut akan diperjuangkan sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
”Kehadiran saya hari ini adalah untuk memastikan bahwa suara masyarakat di 10 desa ini sampai ke tingkat provinsi. Fokus kami adalah bagaimana petani lebih sejahtera dan UMKM desa bisa naik kelas melalui intervensi program yang tepat sasaran,” ujar H. Wawan.
Selain masalah ekonomi, warga juga menitipkan aspirasi terkait pemeliharaan jalan lingkungan dan peningkatan fasilitas kesehatan serta sarana air bersih.
Sementara itu, Kepala Desa Sukamanah mengapresiasi kegiatan Reses H. Wawan Sumarwan selaku Anggota DPRD provinsi Banten. Darul mengungkapkan bahwa kehadiran wakil rakyat dari tingkat provinsi sangat krusial untuk menjembatani kebutuhan warga yang tidak tercover oleh APBD Kabupaten.
Salah satu pencapaian yang paling dirasakan manfaatnya adalah rampungnya pembangunan Jembatan Parung Lawang yang menghubungkan Desa Sukamanah (Kabupaten Tangerang) dengan Desa Jagabita (Kabupaten Bogor).
”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada anggota DPRD Provinsi Banten yang telah mendengar dan mengawal aspirasi kami. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat kami yang sudah bertahun-tahun dinantikan,” ujar Darul dalam keterangannya.
Lebih lanjut Darul mengatakan, Proyek jembatan sepanjang 25 meter tersebut sebelumnya sempat terkendala kewenangan administratif. Namun, berkat dorongan intensif dari anggota DPRD Banten seperti H. Wawan Sumarwan selama masa reses dan persidangan, pembangunan tersebut akhirnya dapat direalisasikan dengan total anggaran mencapai Rp 6,6 miliar dari APBD.
Darul berharap sinergi antara pemerintah desa dan DPRD Provinsi Banten terus terjalin erat. “Kegiatan reses seperti ini membuktikan bahwa suara masyarakat di tingkat desa benar-benar sampai ke tingkat provinsi dan diwujudkan dalam bentuk pembangunan nyata,” Pungkasnya (Bagas)
H. Wawan Sumarwan Serap Aspirasi 10 Desa se-Kecamatan Jambe, Fokus pada Penguatan Pertanian dan UMKM












