Mandala Nusantara News, BREBES – Memasuki hari ke-21 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Satgas Kodim 0713/Brebes terus memacu pengerjaan infrastruktur di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Pada Selasa (03/03/2026), fokus pekerjaan mulai beralih pada tahap pengaspalan di atas jalur rabat beton yang telah selesai dikerjakan.
Langkah percepatan ini diambil guna memastikan seluruh program fisik rampung tepat waktu sebelum penutupan resmi dilaksanakan. Sinergi antara personel TNI dan warga setempat terlihat semakin intensif di lokasi pembangunan jalan.
Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kualitas dan ketepatan waktu adalah prioritas utama. Menurutnya, transisi dari pengerjaan rabat beton ke pengaspalan merupakan fase krusial.
“Kami telah menjadwalkan dengan saksama agar setiap tahapan tidak saling berbenturan. Pengaspalan dimulai hari ini agar durasi pengerasan material cukup dan hasil akhirnya maksimal. Kami optimis jalan ini akan siap digunakan masyarakat sesuai jadwal yang ditentukan,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Beliau juga menambahkan bahwa pengaspalan di atas rabat beton bertujuan untuk meningkatkan ketahanan jalan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas ekonomi dan pertanian warga Desa Cikuya.
Senada dengan Dansatgas, Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas progres cepat yang ditunjukkan oleh tim Satgas TMMD. Kehadiran TNI di desanya dinilai memberikan dampak signifikan, tidak hanya dari segi fisik bangunan, tetapi juga semangat gotong royong.
“Mewakili warga, saya sangat berterima kasih. Kami melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja tanpa kenal lelah. Hari ini pengaspalan sudah mulai berjalan, ini kabar gembira bagi warga karena akses jalan yang layak sudah di depan mata,” ungkap Sekod saat meninjau lokasi.
Dengan dimulainya pengaspalan ini, persentase total pembangunan fisik di Desa Cikuya diperkirakan telah mencapai 85%. Satgas TMMD bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga ritme kerja hingga hari penutupan.












