MN News Tangerang, – Dugaan Kekerasan fisik yang di lakukan oleh oknum Guru berinisial NK terhadap SNA siswa kelas 3 SDIT dengan menusukkan Spidol ke perut hingga lebam, pihak sekolah telah memanggil wali Murid LN untuk mengklarifikasi. Peristiwa dugaan kekerasan tersebut berada disekolah SDIT TUNAS CENDIKIA Jl.Flamboyan Raya No.1 blok F, Munjul, Kec. Solear, Kabupaten Tangerang, Banten 15730, Senin(12/1/2026).

Dalam musyawarah itu di hadiri juga oleh NK sang oknum Guru yang di duga melakukan kekerasan, di dalam pembicaraan itu sang guru menyangkal bahwa telah melakukan tindakan kekerasan terhadap SNA, NK mengaku hanya menegur siswa secara lisan karena tidak mengerjakan PR.
Tidak benar apa yang di tuduhkan kepada saya yaitu kekerasan, saya hanya menegur atau bisa di bilang memarahi SNA karena tidak mengerjakan tugas nya dan itu saya rasa wajar,” jelas NK kepada Media Senin 12/1/2016 di ruang tamu dewan guru.
Namun berbeda dengan kepala sekolah (NZ) dirinya tetap membahas media yang memberitakan peristiwa itu seakan tidak terima akan pemberitaan,.
“Intinya saya kecewa kenapa media mempublish peristiwa itu tanpa konfirmasi ke saya terlebih dahulu,”ucap NZ
Saat di tanya apakah Kepala sekolah membenarkan peristiwa yang di duga kekerasan atau ada sanggahan dirinya hanya menjawab “saya sudah sampaikan semuanya kepada ibu LN selaku Wali Murid silahkan konfirmasi saja langsung,”terangnya.
Sementara itu AN (Ayah Siswa-red) mengaku tetap tidak terima karena sebelum nya anaknya mengadu bahwa ia di tusuk pakai spidol oleh oknum guru hingga lebam, dan itu semua di akui oleh SNA sendiri.
“SNA mengaku dirinya di tusuk pakai spidol oleh oknum guru karena tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) pada hari Selasa dan Rabu,”ujar AN ayah korban.
Sebelum nya SNA mengaku terpentok meja pada ibunya, karena takut di marahi, setelah di rayu oleh ayahnya SNA Akhirnya mengaku bahwa lebam tersebut akibat di tusuk spidol oleh oknum guru NK.
Dengan kejadian itu AN mengaku akan melakukan visum agar jelas persoalan nya.
Dinas Pendidikan kabupaten Tangerang melalui Kepala Bidang(Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dilli Windu Sri Rezeki, ST,MT menyambut baik atas informasi yang sudah dirinya terima.
“Terimakasih informasinya, akan kami tindaklanjuti,”ujar Dilli menanggapi dengan serius.
Hal ini tentunya menjadi sesuatu hal yang sangat serius, mengingat pendidikan merupakan kebutuhan masyarakat sebagai penunjang dalam mencerdaskan anak bangsa menuju generasi berikutnya yang digaungkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yaitu Indonesia Emas 2045.
Publik berharap agar tidak terjadi kembali hal serupa, karena itu dapat menjadi salah satu kekhawatiran orang tua dalam menitipkan buah hatinya untuk menuntut ilmu disekolah.
Redaksi MN News mengapresiasi cepat tanggap Dinas Pendidikan kabupaten Tangerang dalam merespon segala sesuatu yang terjadi dimasyarakat, terutama dilingkup pendidikan yang ada di wilayah kabupaten Tangerang.
(Red)












