Proyek Paving Block di Desa Mekar Baru Diduga Minim Pengawasan Serta Upah Pekerja Tak Layak

Mandala Nusantara News Serang, – pembangunan peningkatan kualitas PSU permukiman berupa jalan lingkungan di Kampung Pasir Situ, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, diduga minim pengawasan dan dikerjakan asal jadi, pasalnya terpantau di lokasi tidak ada pemadatan dan pekerjaan makadam,

Proyek ini dibiayai oleh APBD Dana Desa (DD) TA 2025 dengan nilai Biaya Rp. 207.527.000 (Dua Ratus Tujuh Juta Limaratus Dua Puluh Tujuh Ribu Rupiah) Anggaran yang sangat pantastis, Dan Pelaksana TPK Desa Mekar Baru, pada ( Rabu 21 Mai 2025 ) investigasi di lapangan mengungkap adanya sejumlah kejanggalan.

Tim investigasi menemukan bahwa pemasangan paving block terlihat bergelombang dan berongga. Bahkan, beberapa paving block dan castin yang patah tetap dipasang tanpa perbaikan, yang mengindikasikan pekerjaan tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Selain Pisik yang terindikasi tidak sesuai RAB Tim investigasi juga mewawancarai beberapa pekerja dan alhasil sangat mengejutkan dimana Pekerjaan ini hanya dibayar Rp.20 ribu per meter kubik,

Kami hanya di bayar 20 ribu per meter nya, dan kami bekerja dengan 10 orang artinya 20 ribu dibagi 10 orang bang, berarti hanya sekitar 2 ribu rupiah per meter, tapi material paving block dan castin harus kami angkut dari jalan depan, jadi sebenarnya kami merugi,” ungkap salah satu pekerja yang engaan di sebut namanya,

Namun, karena proyek ini akan memperbaiki akses jalan di lingkungan nya, ia tetap menerima pekerjaan tersebut.

Ketika dimintai keterangan lebih lanjut mengenai pengawasan proyek, pekerja tersebut menyatakan bahwa ia tidak pernah bertemu dengan pihak kontraktor. “Yang datang hanya pegawai dari desa,” tambahnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, kontraktor pelaksana belum bisa dikonfirmasi karena tidak ada di lokasi pekerjaan. Kurangnya pengawasan dari kontraktor dan kualitas pengerjaan yang asal-asalan menimbulkan kekhawatiran dari masyarakat setempat terkait hasil akhir proyek tersebut, (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *