Sinergi Lintas Matra, Serka Sarjono, Prajurit TNI AL yang Terjun Bangun Desa Terpencil

Mandala Nusantara News, BREBES – Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya menjadi ranah prajurit Angkatan Darat semata. Di lokasi pembangunan infrastruktur Desa Cikuya, kehadiran prajurit dari berbagai matra menjadi bukti nyata soliditas TNI dalam membangun negeri, Kamis (05/03/2026).

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Serka Sarjono, prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal. Meski kesehariannya berkutat dengan wilayah perairan, Serka Sarjono mengaku sangat bangga dan antusias bisa terjun langsung dalam program TMMD yang digawangi oleh Kodim 0713/Brebes ini.

Bagi Serka Sarjono, penugasan teritorial bukanlah hal baru. Sehari-hari, ia mengemban amanah sebagai Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) untuk Pos Angkatan Laut (Posal) Kluwud, Brebes. Tugas utamanya adalah memberdayakan wilayah pertahanan laut serta membina masyarakat pesisir agar lebih sejahtera dan mandiri.

“Meskipun saya dari matra laut, saya merasa sangat senang dan bangga bisa bergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-127 ini. Ini adalah wujud nyata bahwa TNI, apapun matranya, tetap satu tujuan untuk mengabdi kepada rakyat,” ujar Serka Sarjono di sela-sela kegiatannya di lokasi TMMD.

Sebagai ujung tombak teritorial TNI AL, peran Babinpotmar memiliki kemiripan filosofis dengan Babinsa di Angkatan Darat, yaitu membina potensi wilayah, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Kehadirannya di Desa Cikuya menciptakan kesinambungan program antar matra yang harmonis.

“Di Posal Kluwud kami membina potensi maritim, dan di sini (TMMD) kami membangun infrastruktur desa. Keduanya saling berkaitan dalam rangka memperkuat pertahanan negara yang dimulai dari pemberdayaan masyarakat, baik di pesisir maupun di pedesaan,” tambahnya.

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., mengapresiasi tinggi keterlibatan personel dari TNI AL dalam program ini. Menurutnya, kehadiran Serka Sarjono dan rekan-rekan dari matra lain memberikan warna tersendiri dan mempercepat akselerasi pembangunan di Desa Cikuya.

“TMMD adalah potret kecil dari integrasi TNI. Kehadiran personel Lanal Tegal membuktikan bahwa semangat gotong royong tidak dibatasi oleh warna seragam. Sinergi ini adalah modal utama kita menuju Indonesia Emas dengan semboyan membangun negeri berawal dari desa,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.

Pembangunan di Desa Cikuya yang meliputi pengerasan jalan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) terus dipacu agar selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *