Mandala Nusantara, Kodam Jaya Tigaraksa – Peran TNI dalam memperkuat harmoni sosial kembali terlihat dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Danramil 14/Panongan, Kapten Arh Syarial Siregar, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Citra Raya yang digelar di Masjid Birru Al Furqon, kawasan Grand Catania, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (4/4/2026).
Kehadiran perwira TNI tersebut menjadi simbol kuat keterlibatan aktif aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Said Aqil Sirodj sebagai Mustasyar NU Kabupaten Tangerang, unsur pemerintah kecamatan, tokoh organisasi keagamaan, serta para pengurus DKM se-Citra Raya.
Rangkaian acara berlangsung khidmat, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan para tokoh, hingga sesi halal bihalal yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Dalam keterangannya, Kapten Arh Syarial Siregar menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Momentum Halal Bihalal ini menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antara TNI, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan ini sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan keharmonisan wilayah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi turut berperan aktif dalam membangun komunikasi sosial yang inklusif dan produktif di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa TNI selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, termasuk dalam memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebersamaan,” tambahnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kolaborasi lintas elemen di tingkat lokal, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 22.00 WIB, mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban wilayah.
Kehadiran TNI dalam ruang-ruang sosial keagamaan seperti ini menjadi cerminan nyata pendekatan humanis aparat teritorial dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Sumber: Kodim 0510/Tigaraksa












