Tolak Keras Peredaran Obat Golongan G, Lurah Mulyoharjo Ajak Warga Jaga Generasi Muda

Mandala Nusantara News, Pemalang, Jawa Tengah – Pemerintah Kelurahan Mulyoharjo menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan golongan Daftar G di wilayahnya. Pernyataan ini muncul menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran obat jenis tersebut yang dinilai mengancam masa depan generasi muda serta mengganggu ketertiban lingkungan.

Lurah Mulyoharjo, Sigit Dwi Pamungkas, S.STP, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas ilegal yang berkaitan dengan obat-obatan Daftar G.

“Kelurahan Mulyoharjo tidak menoleransi penyalahgunaan obat-obatan Daftar G. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif demi masa depan anak-anak kita,” tegas Sigit.

Ia mengungkapkan, laporan dan keluhan warga terus mengalir ke kantor kelurahan. Aduan tidak hanya datang dari warga Mulyoharjo, tetapi juga dari masyarakat luar yang prihatin terhadap kondisi lingkungan dan nasib generasi penerus. Wilayah yang paling banyak menyampaikan laporan antara lain RW 07, RW 14, RW 06, serta beberapa RW lainnya.

Desakan warga cukup kuat. Mereka berharap ada tindakan tegas, termasuk sanksi sosial bagi pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan obat Daftar G. Meski begitu, Sigit menekankan bahwa penerapan sanksi harus tetap mengacu pada koridor hukum dan prosedur yang berlaku.

Pemerintah Kelurahan Mulyoharjo juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau transaksi obat-obatan terlarang di lingkungannya. Pelaporan bisa disampaikan langsung ke kelurahan, RT, RW, atau aparat berwenang.

Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, Sigit optimistis Mulyoharjo dapat terbebas dari ancaman peredaran obat Daftar G yang berpotensi merusak mental dan kesehatan generasi muda.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan obat-obatan dan memberikan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *