KSM Kronjo Ambil Langkah Strategis, Normalisasi Waduk Sumur Karang dan Tanam Seribu Pohon

Mandala Nusantara News, KABUPATEN TANGERANG, — Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kronjo mengambil langkah strategis dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung kebutuhan air bagi sektor pertanian melalui rencana penanaman seribu pohon serta normalisasi Waduk Sumur Karang, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Langkah tersebut dilatarbelakangi kondisi kawasan waduk yang tampak gersang dan minim pepohonan di sekitar tanggul penampungan air. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi erosi dan longsor pada bagian tanggul, terutama ketika memasuki musim hujan.

Atas dasar kepedulian terhadap lingkungan, KSM Kronjo berinisiatif menggalang kegiatan gotong royong untuk menanam seribu pohon di sekitar kawasan waduk. Program penghijauan ini diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan tanah, mengurangi risiko erosi, serta memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar tandon air.

Keberadaan pepohonan memiliki manfaat penting bagi lingkungan. Akar tanaman dapat membantu mengikat tanah dan mengurangi risiko erosi. Namun, jenis pohon yang ditanam perlu disesuaikan dengan kondisi tanah dan konstruksi tanggul agar tidak mengganggu keamanan bangunan waduk.

Selain program penghijauan, KSM Kronjo juga menyoroti kondisi Waduk Sumur Karang yang ketahui mengering hingga permukaannya ditumbuhi rumput. Situasi tersebut menjadi perhatian, mengingat waduk memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan air bagi lahan pertanian di sekitarnya.

Sejumlah lahan persawahan di sekitar waduk kini dimanfaatkan untuk kebun semangka. Menurut informasi yang dihimpun, sebagian buah semangka layu, yang diduga berkaitan dengan keterbatasan ketersediaan air. Minggu senin 26 oktober 2026.

KSM Kronjo berinisiatif mendorong normalisasi waduk melalui swadaya dan semangat gotong royong masyarakat. pengerukan diarahkan untuk membantu memulihkan kapasitas tampung air, dengan material hasil pengerukan dipindahkan ke lokasi yang tidak jauh dari waduk.

Pelaksanaan normalisasi tetap perlu memperhatikan perizinan, arahan instansi berwenang, kondisi tanggul, serta ketentuan mengenai penempatan material hasil pengerukan agar kegiatan berjalan aman dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan maupun pertanahan.

Suara Petani Kronjo: Berharap Waduk Sumur Karang Tetap Berfungsi

Pak Armad, salah seorang petani warga Kronjo, menyampaikan harapannya, ” kondisi Waduk Sumur Karang telah di perhatikan, karena kondisinya mengering kini di tambah kedalamannya dan hasilnya sebagian yang telah di keruk kini ada airnya, mudah – mudahan petani yang sawahnya kini di tanami semangka besok atau lusa setelah selesai pengerjaan ini dapat mengairi kebunnya dari waduk ini dan kualitas air di waduk ini semakin memenuhi kebutuhan para petani,

Untuk penanaman pohon – pohon di sekitaran waduk nantinya untuk neduh ketika panas, dan juga mengindari tanggul waduk dari longsor, “ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *