Mandala Nusantara News, Pemalang, Jawa Tengah – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti Aula Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia “Bisma Upakara” sejak Kamis pagi, 11 Juni 2026. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro hadir secara langsung untuk meresmikan pembukaan rangkaian Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026. Puluhan lansia binaan RPS Bisma Upakara tampak berbaur bersama para tamu undangan, menciptakan atmosfer yang akrab dan sarat penghormatan.
Forkopimda dan OPD Hadir, Wujud Komitmen untuk Lansia
Peringatan HLUN ke-30 ini dihadiri lengkap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pemalang. Dandim 0711/Pemalang diwakili oleh Agus Solikhin, SH. (Mayor Kavaleri) selaku Kasdim 0711/Pemalang, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang serta seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Pemalang. Hadir pula Kepala Puskesmas Paduraksa bersama Tim Cek Kesehatan Gratis yang disiapkan khusus bagi para lansia, serta Kepala Panti Pelayanan Sosial Bojongbata. Kolaborasi lintas sektor yang solid ini menjadi cerminan nyata komitmen Kabupaten Pemalang terhadap kesejahteraan lanjut usia.
Sambutan Dibuka dengan Rasa Syukur dan Shalawat
Mengawali sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak. Rasa syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga seluruh elemen dapat berkumpul dalam momentum peringatan HLUN ke-30. Shalawat serta salam turut disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW dengan harapan mendapat syafaat di hari akhir kelak.
Apresiasi Khusus untuk Kepala Dinas Kesehatan dan Panti Bojongbata
Dalam pidatonya, Bupati Anom secara khusus memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Panti Pelayanan Sosial Bojongbata. Dedikasi, inisiatif, dan sinergi yang dibangun keduanya dinilai menjadi faktor kunci suksesnya penyelenggaraan HLUN tahun ini.
Peringatan HLUN ke-30 Kabupaten Pemalang mengusung tema nasional “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”. Bupati menegaskan bahwa tema tersebut memiliki pesan mendalam bagi semua pihak. “Kita harus menegaskan bahwa lansia bukan kelompok yang membebani. Mereka adalah guru kehidupan kita semua. Pengalaman panjang, kebijaksanaan dalam bersikap, serta nilai-nilai luhur yang mereka jaga adalah warisan paling berharga bagi generasi penerus,” tegas Anom Widiyantoro.
Empat Pilar Kebijakan Pemkab Pemalang bagi Lansia
Lebih jauh, Bupati memaparkan empat arah kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia. Pertama, penguatan layanan kesehatan yang komprehensif dan mudah diakses hingga tingkat desa. Kedua, program pemberdayaan sosial agar lansia tetap aktif, produktif, dan merasa berguna. Ketiga, pembinaan mental spiritual untuk menjaga ketenangan batin dan kekuatan jiwa. Keempat, pembangunan infrastruktur dan penyediaan layanan publik yang inklusif, aman, serta ramah bagi usia lanjut.
Sinergi Lintas Sektor, Kepala Dinas Kesehatan Wiji Mulyati Diapresiasi
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bergerak bersama. Apresiasi disampaikan kepada unsur TNI, TP PKK, Dinas Kesehatan di bawah kepemimpinan Wiji Mulyati, S.KM., Dinas Sosial, Panti Pelayanan Sosial Bojongbata, seluruh jajaran Puskesmas se-Kabupaten Pemalang, hingga masyarakat luas yang selama ini konsisten memberikan perhatian terbaik bagi para sesepuh. “Sinergi dan kolaborasi lintas sektor adalah modal utama kita. Dengan bekerja bersama, kita wujudkan lansia Pemalang yang sehat, aktif, produktif, dan mandiri,” imbuhnya.
Pesan Bupati untuk Para Sesepuh Pemalang
Di hadapan para lansia, Bupati Anom menitipkan pesan penuh makna. Ia mengajak seluruh Bapak dan Ibu lansia untuk terus menjaga kesehatan dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat, rutin berolahraga ringan sesuai kemampuan fisik, menjaga kebahagiaan hati dengan memperbanyak syukur, merawat tali silaturahmi dengan keluarga dan tetangga, serta tidak berhenti memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing. “Bapak Ibu sekalian, pengalaman hidup dan keteladanan panjenengan semua adalah harta karun yang tidak ternilai bagi generasi muda Pemalang,” ujarnya.
HLUN Momentum Refleksi Bersama
Bupati menegaskan bahwa peringatan HLUN tidak boleh berhenti pada tataran seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi refleksi dan pengingat kolektif bagi pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk semakin meningkatkan rasa hormat, kasih sayang, serta kepedulian kepada para lansia. Keluarga disebut sebagai benteng utama dalam menciptakan masa tua yang nyaman, aman, sejahtera, dan bermartabat.
“Mari kita bergandeng tangan membangun Kabupaten Pemalang sebagai rumah bersama yang inklusif dan ramah lansia. Kita pastikan para orang tua kita dapat menjalani masa senja dengan sehat, bahagia, bermartabat, dan tetap berdaya,” seru Bupati Anom.
Dibuka Resmi dengan Bismillah
Sebagai penutup, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Anom Widiyantoro secara resmi membuka Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pemalang.
“Selamat Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 Tahun 2026. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan untuk kita semua, khususnya para lansia di Kabupaten Pemalang,” pungkasnya.












