Mandala Nusantara News Tangerang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB KIKES KSBSI Tangerang Raya secara resmi menyampaikan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa kepada manajemen PT Sinar Laut Mandiri. Berdasarkan surat bernomor A.0212/DPC/FSB-KIKES/TNG/VII/2026, aksi tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni 13, 14, dan 15 Juli 2026.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, DPC FSB KIKES KSBSI Tangerang Raya menyatakan bahwa aksi akan diikuti sekitar 300 peserta sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang diklaim dilandasi hak konstitusional dan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat. Surat juga menyebut aksi merupakan tindak lanjut dari gagalnya perundingan terkait perselisihan hubungan industrial.
Rencananya, massa aksi akan berkumpul di Pemda Tigaraksa sebelum bergerak menuju lokasi aksi di PT Sinar Laut Mandiri, dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Penanggung jawab aksi tercantum atas nama Panji Abdillah, S.E., sedangkan koordinator lapangan adalah Didin Wahyudin, S.H.
Adapun tuntutan yang disampaikan dalam surat pemberitahuan tersebut meliputi:
Mendesak perusahaan membayar hak-hak pekerja akibat PHK.
Mendesak pembayaran uang pesangon.
Mendesak pembayaran THR keagamaan.
Mendesak pembayaran seluruh kekurangan upah pekerja.
Mendesak perusahaan melaksanakan anjuran resmi Dinas Ketenagakerjaan.
Mendesak penegakan hukum atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan dan pengupahan.
Menolak segala bentuk pelanggaran hak normatif pekerja.
Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa aksi akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta memohon pengamanan dari aparat kepolisian agar kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Perselisihan hubungan industrial antara serikat pekerja dan PT Sinar Laut Mandiri sebelumnya juga telah menjadi perhatian publik melalui sejumlah aksi dan pemberitaan yang menyoroti tuntutan pemenuhan hak-hak normatif pekerja serta pelaksanaan anjuran dari Dinas Ketenagakerjaan. Hingga saat ini belum terdapat keterangan terbaru dari pihak perusahaan terkait surat pemberitahuan aksi yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Juli 2026.












