Waduk Sumur Karang di Kronjo Mengering, Petani Berharap Segera Dinormalisasi

Mandala Nusantara News, Kabupaten Tangerang — Waduk Sumur Karang yang berada di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, selama ini menjadi salah satu sumber pemasok air untuk kebutuhan persawahan warga. Namun, kondisi waduk tersebut kini mengalami kekeringan yang diperkirakan telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi Waduk Sumur Karang cukup memprihatinkan. Sebagian besar permukaan waduk yang memiliki luas sekitar 5,7 hektare kini tampak mengering. Dasar waduk terlihat berupa tanah kering yang ditumbuhi rumput.

Sementara itu, air yang masih tersisa hanya terlihat di bagian tepi waduk dengan kedalaman sekitar setinggi betis anak usia 10 tahun. Sejumlah anak bahkan terlihat bermain di genangan air yang bercampur lumpur. Genangan air yang tersisa diperkirakan hanya membentang sekitar 10 meter dari bagian tepi waduk.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga, khususnya para petani yang selama ini mengandalkan air Waduk Sumur Karang untuk mengairi lahan persawahan mereka.

Salah seorang warga sekaligus petani, ” Karmad, berharap pemerintah terkait, khususnya dinas pekerjaan umum (PU) pengairan, dapat segera melakukan langkah penanganan Waduk kronjo.

Menurutnya, “normalisasi waduk sangat penting agar kapasitas tampungan air dapat kembali optimal. Dengan demikian, saat memasuki masa tanam hingga panen padi, para petani dapat memanfaatkan air waduk untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah.

“Harapan kami waduk ini bisa segera dinormalisasi dan diperdalam kembali, sehingga dapat menampung air lebih banyak. Kami para petani sangat membutuhkan air waduk ini ,” ujar Karmad.

kondisi tersebut seyogyanya mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait, sehingga keberadaan Waduk Sumur Karang dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai sumber air pertanian dan membantu menjaga produktivitas sawah masyarakat di wilayah Kronjo.

(Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *