Mandala Nusantara News, Kodam Jaya, Tigaraksa – Siswa dan Siswi SMKN 14 Cikupa Kabupaten Tangerang mendapatkan himbauan dan arahan dari Danramil 04/Cikupa, Kodim 0510/Trs Mayor Cke Sutisna arahan berupa tidak mengikuti aksi Unras (Unjuk Rasa) Mahasiswa di Jakarta pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dalam rangka Giat Go To School untuk memberikan pembekalan terhadap para siswa dan siswi SMKN 14 Kabupaten Tangerang selaku penerus generasi bangsa kedepan. Pengarahan dilakukan di Halaman SMKN 14 Cikupa, Desa Budimulya Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Dalam himbauan tersebut Daramil 04/Cikupa Mayor Cke Sutisna mengatakan, kewajiban siswa siswi sekarang ini adalah belajar yang giat, berbakti kepada ibu dan bapak guru di sekolah serta kedua orang tua saat di rumah.
“Saya menghimbau kepada para siswa dan siswi yang ada di SMKN 14 Cikupa, Kabupaten Tangerang ini, agar tidak mengikuti aksi Unjuk Rasa (Unras) yang di gelar di Jakrta hari ini, belajarlah dengan baik kejar cita – cita demi Nusa dan Bangsa dan agama,” ujarnya.
Selain imbauan tidak mengikuti Unras, Danramil juga mengajak kepada siswa dan Siswi SMKN 14 kls 12 untuk mengikuti tes masuk TNI baik Akmil, Bintara atau Tamtama.
“Untuk pendaftaran masuk TNI AD, Akmil, Bintara dan Tamtama bisa datang melalui Koramil 04/Cikupa, gratis tanpa ada pungutan biaya, alias gratis,” terangnya.
Selain pengarahan, siswa siswi juga mendapat pembekalan wawasan kebangsaan yang mencakup nilai persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Hadir dalam pengarahan Go to School diantaranya, Kepsek SMKN 14 Kabupaten dan Kumsarin, para Dewan Guru SMKN 14 Kabupaten Tangerang, Anggota Koramil 04/Cikupa, Bhabinkamtibmas Desa Budimulya dan para siswa siswi SMKN 14 Kabupaten Tangerang sebanyak 590 orang.
Sementara, Kepsek SMKN 14 Kabupaten Tangerang Kumsarin mengatakan, kegiatan tersebut melengkapi pendidikan karakter yang selama ini diberikan sekolah.
“Anak-anak belajar bahwa disiplin, kekompakan dan tanggung jawab itu penting. Harapannya, apa yang mereka dapatkan hari ini dari Dantamil, tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi menjadi kebiasaan dalam belajar dan kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, wawasan kebangsaan juga penting untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai persatuan, sikap menghargai perbedaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Ia menilai pembentukan karakter memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah berperan melalui proses pendidikan, sedangkan kolaborasi dengan institusi lain dapat memberikan pengalaman berbeda yang memperkaya pembelajaran siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. Anak-anak tidak hanya perlu didorong berprestasi secara akademik, tetapi juga perlu memiliki sikap, mental dan karakter yang baik,” tuturnya.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa












