Mandala Nusantara News, PEMALANG – Kepastian terkait keberlangsungan roda pemerintahan di Kabupaten Pemalang akhirnya terjawab. Jabatan Bupati Pemalang kini resmi diemban oleh Wakil Bupati, Nurkholes, setelah ia menerima Surat Keputusan Penunjukan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang.
Penyerahan surat penunjukan yang menjadi dasar hukum pelaksanaan tugas tersebut digelar secara tertutup di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pemalang, Jumat (31/7/2026) siang. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, yang datang mewakili Gubernur Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Iwanuddin Iskandar menjelaskan bahwa penetapan Plt Bupati Pemalang ini bukan tanpa dasar, melainkan merupakan keputusan resmi dan konstitusional dari Gubernur Jawa Tengah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi kekosongan pucuk pimpinan daerah, sehingga seluruh agenda pemerintahan, pelayanan masyarakat, dan pembangunan daerah tetap dapat berjalan secara normal, efektif, dan akuntabel.
Ditegaskannya, sejak surat tersebut diserahkan, maka seluruh tugas, wewenang, hak dan kewajiban yang melekat pada jabatan Bupati Pemalang secara otomatis beralih dan menjadi tanggung jawab penuh Nurkholes selaku Plt Bupati hingga akhir sisa masa jabatan.
“Ini merupakan keputusan resmi dari Gubernur Jawa Tengah untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan. Tujuannya satu, yaitu menjaga keberlangsungan roda pemerintahan agar tetap berjalan dengan baik. Mulai hari ini, seluruh tugas dan kewenangan Bupati sepenuhnya menjadi tanggung jawab Saudara Nurkholes sebagai Plt Bupati,” terang Iwanuddin di hadapan para pejabat yang hadir.
Lebih lanjut, Iwanuddin juga menitipkan pesan penting agar amanah yang diberikan tersebut dapat dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Pemalang.
“Kami berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bersama. Sementara itu, untuk proses hukum yang sedang berjalan, mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang menanganinya. Kami juga berharap masyarakat dapat turut serta menjaga suasana agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, usai resmi menerima surat penugasan tersebut, Nurkholes langsung menyampaikan pernyataan sikap dan komitmennya. Ia mengaku akan segera bergerak cepat untuk melakukan penyesuaian dan pemantapan langkah-langkah strategis.
Agenda pertama yang menjadi fokus utamanya adalah melakukan konsolidasi secara menyeluruh dan menyamakan persepsi di internal jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang. Menurutnya, soliditas birokrasi menjadi kunci utama agar kinerja pemerintahan tidak kendor dan tetap prima dalam memberikan pelayanan.
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pelayanan publik yang terhambat atau terbengkalai akibat adanya transisi kepemimpinan ini.
“Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama dan tidak boleh terganggu sedikitpun. Itu harga mati. Begitu pula dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), harus tetap berjalan sesuai rencana, on the track, dan mencapai sasaran yang telah ditetapkan bersama,” ujar Nurkholes dengan tegas.
Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pemalang, Plt Bupati Nurkholes memberikan instruksi tegas. Ia meminta agar seluruh ASN tetap menjunjung tinggi profesionalisme, menjaga netralitas, dan tetap fokus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
Ia mengingatkan agar jajaran birokrasi tidak terpengaruh, tidak berspekulasi, dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang di luar konteks kedinasan. Stabilitas pemerintahan, kata dia, adalah fondasi utama untuk melanjutkan pembangunan.
“Kestabilan pemerintahan harus tetap terjaga demi kelanjutan pembangunan yang sudah berjalan. Saya minta semua ASN tetap profesional dan fokus bekerja,” pintanya.
Di akhir pernyataannya, Nurkholes juga menyampaikan imbauan terbuka kepada seluruh elemen dan lapisan masyarakat Kabupaten Pemalang. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang, bijak dalam menyikapi informasi, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu atau kabar bohong yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan, persatuan, dan kondusivitas daerah yang selama ini telah terbangun dengan baik, serta menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung.
Momen penting penyerahan amanah Plt Bupati Pemalang ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Tampak hadir Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah Edy Iswanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo, Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, serta jajaran staf ahli bupati, para asisten sekda, seluruh kepala perangkat daerah, dan pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemkab Pemalang.












