Mandala Nusantara News, Banten, – Rencana aksi besar – besaran yang akan di gelar selama tujuh hari berturut – turut mulai 29 April hingga 6 mei 2026, di umumkan oleh Dewan pimpinan wilayah ( DPW ) Laskar NKRI Provinsi Banten.
Hal tersebut di picu oleh Pencemaran Lingkungan di duga timbul dari Aktifitas PT Growth java Industri (GJI), hingga menuai seruan Aksi Laskar NKRI menegaskan tuntutan utama yakni penutupan PT GJI serta penolakan terhadap limbah B3 maupun non-B3 yang dinilai merusak lingkungan di wilayah Banten.
Berdasarkan peta aksi yang dirilis, titik kumpul utama akan dipusatkan di wilayah DPC Jombang dan Kantor DPC Ciwandan. Sementara itu, sejumlah DPC lain seperti Cinangka, Anyer, Mancak, Padarincang, Gunung Sari, dan Bojonegara turut dilibatkan dalam konsolidasi massa dan titik kumpul di Mandalika anyer.
Dalam poster seruan aksi, terlihat berbagai tuntutan yang disuarakan oleh massa, di antaranya, Adili Penjahat Lingkungan, bersihkan banten dari pencemaran lingkungan, NKRI Harga Mati dan tuntaskan persoalan lingkungan
Andi Nakrawi selaku ketua DPW LSM Laskar NKRI Provinsi Banten menyebut, ” gerakan ini akan dilakukan secara konsisten selama tujuh hari sebagai bentuk tekanan kepada pihak terkait agar segera mengambil tindakan tegas.
“Aksi ini bukan hanya soal penolakan limbah, tapi juga perjuangan menyelamatkan lingkungan dan masa depan masyarakat Banten, dan ini bagian dari bentuk Bela Negara.” tegas Andi.
DPW Laskar NKRI Banten juga mengajak seluruh element masyarakat untuk turut serta mengawal issu lingkungan ini agar mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Growth Java Industry terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi.
(Mulyadi)












