Mandala Nusantara News, KABUPATEN TANGERANG — Semangat mengabdi di dunia pendidikan tidak mengenal usia. Hal tersebut terlihat dari sosok Ibu Maisyuri Candra Dewi, Kepala SDN Rancailat 3, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang – Banten, yang setiap hari harus menempuh perjalanan cukup jauh dari kediamannya di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menuju tempat tugasnya.
Perjalanan menggunakan sepeda motor tersebut dapat memakan waktu sekitar dua jam apabila kondisi lalu lintas normal. Jarak yang cukup jauh itu tetap dijalani Ibu Maesyuri, meski usianya telah memasuki kepala lima atau 50 tahun lebih.
Dengan penuh semangat, dirinya tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik sekaligus kepala sekolah. Baginya, mengajar dan berada di lingkungan sekolah bukan hanya sebuah pekerjaan, tetapi sudah menjadi bagian dari kecintaan dan hobinya sejak lama.
Saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 31 Agustus 2026, di sekolah SDN Rancailat 3, Ibu Maisyuri mengatakan, bahwa mengajar sudah menjadi hobinya sejak dahulu. “Mengajar di sekolah sudah menjadi hobi saya sejak lama. Ini sudah menjadi tanggung jawab saya
Kalo cuaca panas masih bisa melintas pulang pergi tanpa hambatan, tapi kalo sudah musim hujan terkadang kalo hujan deras harus neduh karena penglihatan terganggu hujan deras , ” ujar Ibu Maisyuri.
Jarak tempuh yang cukup jauh terkadang menjadi tantangan tersendiri, Dalam kondisi tersebut, Ibu Maisyuri terkadang diantar oleh anaknya apabila sang anak sedang tidak memiliki kesibukan.
Perjalanan panjang yang ditempuh setiap hari menjadi bukti bahwa di balik kegiatan belajar mengajar di sekolah, terdapat perjuangan para pendidik yang rela mengorbankan waktu dan tenaga demi masa depan anak bangsa.
Se seyogyanya dinas terkait memberi fasilitas yang layak kepada ibu maesuri atau beliau di pindah tugas yang lebih dekat dari rumahnya, karena demi kesehatan dan keleluasaan dalam mengembangkan ilmunya,












